PELATIHAN PPRA (Program Pengendalian Resistensi Antimikroba)

 

PELATIHAN
“PELATIHAN PPRA (Program Pengendalian Resistensi Antimikroba)”

 

Kepada Yth.
Direktur/Manajer Rumah Sakit, Ka. Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, Admin & Staff Document Control Dept Rekam Medis Rumah Sakit,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit.

Program Pengendalian Resistensi Antimikroba merupakan suatu gerakan dalam rangka mengendalikan terjadinya kuman-kuman resisten terhadap antibiotik. Berkembangnya masalah resistensi ini sangat erat berhubungan dengan penggunaan antibiotik secara bijak dan penerapan pengendalian infeksi secara benar.  Penggunaan antimikro khususnya antibiotik yang tidak rasional dan tidak terkendali merupakan sebab utama timbul dan menyebarnya resistensi antimikroba secara global, termasuk munculnya mikroba yang multiresisten terhadap sekelompok antibiotik terutama di lingkungan rumah sakit (health care associated infection). Masalah yang dihadapi sangat serius dan bila tidak ditanggapi secara sungguh-sungguh, akan timbul dampak yang merugikan seperti pada era pre-antibiotik. Organisasi kesehatan sedunia (world health organization, WHO) telah secara pro aktif menyikapi masalah ini.

Di dalam negeri, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan PMK No.8 Tahun 2015 yang berisi tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba di RS dan pokok pembahasan lain yang penting untuk diketahui. Dalam peraturan menteri ini jelas dipaparkan bagaimana cara menekan / mengendalikan resistensi antimikroba di RS yaitu dengan penggunaan antibiotika secara bijak dan peningkatan ketaatan terhadap prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi. Untuk mendukung kegiatan PPRA di rumah sakit perlu kesiapan infrastruktur rumah sakit melalui kebijakan pimpinan rumah sakit yang mendukung penggunaan antibiotik secara bijak (prudent use of antibiotics ), pelaksanaan pengendalian infeksi secara optimal, pelayanan mikrobiologi klinik dan pelayanan farmasi  klinik secara professional.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk memenuhi harapan para profesional kesehatan di rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada penderita penyakit infeksi dalam rangka pengendalian resistensi antimikroba di rumah sakit.

TUJUAN

  1. Memahami kebijakan dan peran pimpinan rumah sakit dalam program pengendalian resistensi antimikroba (PPRA)
  2. Memahami Prinsip dasar pengendalian resistensi antimikroba
  3. Memahami dan mampu menerapkan prinsip dasar pengendalian infeksi dengan benar (universal precaution) dalam rangka pengendalian resistensi antimikroba.
  4. Memahami farmakokinetik dan farmakodinamik antibiotik
  5. Memahami dan mampu menerapkan penggunaan antibiotik secara bijak untuk tujuan profilaksis dan terapi
  6. Memahami dan mampu menerapkan manajemen sampling pemeriksaan mikrobiologi yang benar dan mampu menginterpretasikan kegunaan klinis hasil pemeriksaan mikrobiologi.
  7. Memahami peran farmasis dalam pengendalian penggunaan antibiotik.
  8. Memahami dan mampu melakukan audit kuantitas dan kualitas penggunaan antibiotic
  9. Memahami dan mampu menyusun pedoman penggunaan antibiotik (antibiotic guidelines) dengan standar internasional.
  10. Mengetahui model penerapan PPRA ”pilot study” di Departemen/SMF.
  11. Mampu menyusun ”Plan of Action” Program Pengendalian Resistensii Antimikroba di Rumah Sakit.

MATERI

  1. Kebijakan dan peran pimpinan rumah sakit dalam program pengendalian resistensi antimikroba (PPRA)
  2. Prinsip dasar pengendalian resistensi antimikroba (prinsip dasar munculnya bakteri resisten, strategi mencegah dan mengatasi muncul serta menyebarnya bakteri resisten).
  3. Prinsip dasar pengendalian infeksi dengan benar (universal precaution).
  4. Farmakokinetik dan farmakodinamik antibiotik (PK/PD).
  5. Penggunaan antibiotik untuk tujuan profilaksis pada pembedahan.
  6. Penggunaan antibiotik untuk tujuan terapi pada kasus infeksi.
  7. Manajemen sampling pemeriksaan mikrobiologi dan interpretasi kegunaan klinis hasil pemeriksaan mikrobiologi.
  8. Peran farmasis dalam pengendalian penggunaan antibiotik.
  9. Audit kuantitas dan kualitas penggunaan antibiotik.
  10. Penyususnan pedoman penggunaan antibiotik dengan standar internasional
  11. Model penerapan PPRA ” Pilot study ” di Departemen/ SMF
  12. Diskusi kasus-kasus infeksi 13. m. Praktek menyusun pedoman penggunaan antibiotik
  13. Praktek menyusun POA – PPRA Rumah Sakit

JADWAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN PELATIHAN

Januari Februari Maret April Mei Juni
06 – 08 05 – 07 04 – 06 06 – 08 04 – 06 04 – 06
13 – 15 12 – 14 11 – 13 13 – 15 11 – 13 11 – 13
20 – 22 19 – 21 18 – 20 20 – 22 18 – 20 24 – 26
27 – 29 26 – 28 26 – 28 27 – 29 25 – 27
Juli Agustus September Oktober November Desember
01 – 03 03 – 05 03 – 05 05 – 07 04 – 06 07 – 09
08 – 10 10 – 12 10 – 12 12 – 14 11 – 13 14 – 16
15 – 17 26 – 28 17 – 19 19 – 21 18 – 20 21 – 23
22 – 24 24 – 26 26 – 28 25 – 27 28 – 30

Tempat : Hotel Grage Ramayana Hotel (Malioboro)

Jl. Sosrowijayan No. 33 Malioboro, Yogyakarta

Info Pendaftaran – Biaya Dan Fasilitas :

Paket  A   Rp  5.000.000,- /peserta

Menginap di Grage Ramayana Hotel Yogyakarta (1 kamar/peserta) selama 3 hari 2 malam, konsumsi (makan pagi, makan siang, makan malam), Coffee break 2 kali sehari, sertifikat, seminar kit, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif.

Paket  B   Rp  4.000.000,-/peserta

Tanpa Menginap di Hotel, seminar kit, sertifikat, dan foto bersama yang dikemas dalam satu tas eksklusif, Coffee break 2 kali sehari dengan makan siang di hotel  selama 2 hari.

Cara Pembayaran :

Biaya Pelatihan DiTransfer Melalui Bank BNI Cabang Yogyakarta a.n. CV Mitra Training Center No. Rek : 0917827859 atau dapat dibayar langsung pada saat registrasi

Batas Konfirmasi :

Batas konfirmasi pendaftaran 3 Hari sebelum hari pelatihan melalui : Telp/Fax : (0274) 385633 atau via SMS/WA ke 081390140928 atau email ke : mitratrainingcenter1@gmail.com/mitratraining_center@yahoo.com

UNTUK UNDANGAN BIMTEK DAPAT MENGHUBUNGI KAMI DI NOMOR :

Telp. Fax : (0274) 385633
No. Hp        : 0813 9014 0928 (Telp. & WA) (Iqbal)